Recent Post

Home » » Cara Mendeteksi Kelainan Mata Bayi

Cara Mendeteksi Kelainan Mata Bayi

Cara Mendeteksi Kelainan Mata Bayi Anak terkena gangguan penglihatan mungkin tidak akan merasakan kelainannya. Meskipun rata-rata hampir satu dari lima anak mengalami gangguan penglihatan yang tidak terdeteksi pada ketika berumur 4 tahun, Dua mata yang sehat merupakan sangat penting buat anak anda sebab cacat penglihatan berdampak gangguan penglihatan yang menyebabkan prestasi belajar anak menurun, meningkatkan bahaya terjadinya kecelakaan lalu-lintas dan terbatasnya pilihan karir mereka, Sebab itu, jika mau tahu anak kita memiliki masalah kesehatan, satu-satunya hanya dengan screening," kata seorang Dokter Spesialis Mata.


Cara Mendeteksi Kelainan Mata Bayi

Cara Mendeteksi Kelainan Mata Bayi

Namun, untuk pemeriksaan mata pada anak lebih sulit daripada dewasa, apalagi pada anak yang masih berusia di bawah satu tahun. Karena sulit untuk memeriksa mata anak, kemudian orang menciptakan suatu alat screening mata yang nyaman bagi yang memeriksa mata maupun pasien yang disebut plusoptix A09. Alat ini di Indonesia baru ada di empat tempat, yakni satu di Jakarta, dua di Surabaya dan satu di Yogyakarta yakni di AMC, Di AMC sendiri alat ini masih tergolong baru, masuk pada akhir Desember 2011. Alat ini memang didesain khusus untuk bayi dan anak-anak. Bila masih bayi, pada saat pemeriksaan bisa dipangku oleh orang tuanya. Jarak antara pemeriksa dan pasien yang diperiksa satu meter; pemeriksaannya dengan infra merah. Alat ini cukup unik, ada suara untuk menarik pasien dan ada dokumentasinya.

Manfaat dari alat ini adalah untuk mendeteksi kelainan-kelainan penglihatan sedini mungkin. Bila kelainan-kelainan penglihatan tidak dideteksi dan diterapi pada tahun-tahun pertama kehidupan, maka dapat menyebabkan anak tidak akan pernah memperoleh penglihatan penuh. Hal ini yang disebut dengan mata malas (lazy eyes) atau amblyopia.

"Bahkan kalau ketidakseimbangan mata kanan dan kiri makin tinggi akan terjadi straasbismus (mata julimg)," jelas Nurfifi. Namun, kata Nurfifi, kalau mata malas sudah diketahui sejak dini, maka bisa dilakukan terapi, baik dengan alat bantu maupun tetes mata, tergantung hasil assesment.

Oleh sebab itu pemeriksaan mata sebaiknya dilaksanakan sedini mungkin, yaitu sebelum ulang tahun pertamanya (sejak usia enam bulan). Sesudah itu, mesti diulang secara berkala, sebab mata berubah sesuai dengan perkembangan. Dan gangguan penglihatan dapat timbul kapan saja pada masa pertumbuhan tersebut. "Makin dini kelainan penglihatan terdeteksi dan diterapi, makin baik dan tepat terapi yang bisa diberikan," katanya sambil menutup perbincangan, demikianlah ulasan blogger bugis mengenai Cara Mendeteksi Kelainan Mata Bayi semoga bermanfaat. Baca juga Cara Ampuh Mengatasi Rambut Rontok
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Creating Website

0 komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan benar & jika ada kesempatan saya akan melayaninya

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Ter-Campuran - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger