Recent Post

Home » » Bagaimana Cara Jadi Bos Yang Disukai

Bagaimana Cara Jadi Bos Yang Disukai

Bagaimana Cara Jadi Bos Yang Disukai Banyak yang suka dengan jabatan yang tinggi ditempat kerja. Oleh orang yang bekerja tentu hal ini didambakan oleh orang yang bekerja. Kenaikan jabatan pada umumnya juga disertai naiknya gaji tambahan mempunyai bawahan buat membantu pekerjaan kita. Namun, naik jabatan tidak selalu mudah. Ada hal-hal yang mesti kita perbuat supaya Anda tetap disukai bawahan tapi juga dihormati oleh mereka, Menjadi atasan alias bos baru menjadi tantangan sendiri untuk Anda. Di satu sisi, Anda mesti bisa membuat bawahan Anda taat dan mau menuruti perintah Anda, disisi lain Anda harus membuat supaya bawahan menyukai Anda dan tidak merasa tertekan. Untuk itu, dengan kedudukan yang baru berarti ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui juga seperti berikut ini.

Bagaimana Cara Jadi Bos Yang Disukai

Bagaimana Cara Jadi Bos Yang Disukai


Kenalilah Bawahan Anda
Mengetahui nama-nama bawahan Anda menjadi kewajiban yang harus dipenuhi. Namun, mengenal disini tidak cukup hanya mengetahui nama. Anda juga harus tahu karakter dan kemampuan masing-masing bawahan. Anda bisa menyesuaikan cara Anda berbicara atau bertindak sesudah mengetahui karakter masing-masing bawahan. Contohnya, apakah bawahan Anda orang yang mudah tersinggung. Bila demikian, saat akan memberi tugas atau koreksi Anda harus berhati-hati supaya tidak menyinggungnya.

Dengan mengetahui karakter dan kemampuan anak buah, Anda bisa mendelegasikan tugas-tugas pada orang yang tepat sesuai dengan kemampuan yang dipunyai. Bila ada bawahan yang kurang mempunyai kemampuan buat melakukan pekerjaan, Anda dapat membantunya secara khusus, contohnya dengan memberikan training sehingga anak buah Anda tidak merasa terbebani dengan tugasnya.

Belajarlah Terus
Menjadi atasan baru bukan berarti kini Anda dapat bebas oleh sebab seluruh tugas dapat Anda berikan ke bawahan. Menjadi atasan berarti tanggung jawab Anda lebih besar. Kesalahan bawahan dapat jadi harus menjadi tanggung jawab Anda. Ini berarti Anda harus memastikan apa yang dikerjakan bawahan Anda sudah benar. Buat mengetahui benar atau tidak, Anda perlu menguasai hal itu juga. Bila ini merupakan hal yang baru, berarti Anda perlu belajar tentang tugas-tugas ini.

Anda juga bisa kehilangan respek dari bawahan, bila mereka melihat Anda tidak menguasai hal yang Anda delegasikan. Kadangkala, mereka memerlukan Anda sebagai tempat bertanya atau meminta nasihat dari Anda buat mengambil keputusan. Supaya mendapat jawaban yang tepat, tentu Anda harus belajar agar mngerti permasalahan secara menyeluruh.

Ciptakan Keakraban
Meski kedudukan Anda lebih tinggi, ini bukan alasan bagi Anda buat menjaga jarak dengan bawahan. Hilangkan sikap angkuh atau menjaga image secara berlebihan. Mungkin dengan berpikir bawahan Anda tidak setingkat dengan Anda atau pikiran bahwa agar mereka takut dan mau menuruti perintah Anda, maka Anda harus eksklusif.

Pikiran seperti ini tidak sebetulnya benar. Akan lebih baik jika Anda mau berbaur dengan bawahan Anda dalam batas yang wajar. Memang harus ada sikap yang membuat atasan Anda merespek Anda, namun bukan berarti Anda harus benar-benar terpisah dari mereka. Sikap yang otoriter bisa membuat bawahan merasa kesal dan dapat membuat Anda kehilangan mereka. Salah satu hal yang dapat Anda lakukan agar tercipta keakraban diantara kalian misalnya dengan makan siang bersama atau pergi rekreasi bersama pada hari libur. Suasana yang akrab akan memudahkan mereka untuk menyukai Anda.

Siap Menerima Masukan
Masukan dari bawahan janganlah dianggap sebagai serangan buat mengalahkan Anda. Coba dengarkan masukan mereka. Mungkin ada benarnya apa yang mereka sampaikan. Saran-saran ini jika direnungkan dan dibuat perbaikan tentu akan membuat diri Anda menjadi pribadi yang lebih baik. Selain itu, dengan melihat sifat Anda yang mau menerima kritikan, bisa meningkatkan rasa respek mereka.

Perbaiki Penampilan
Bila sebelumnya Anda cuek dengan penampilan, ada baiknya Anda mulai mengubah kebiasaan ini. Penampilan memang bukan segalanya, tetapi penampilan akan mempengaruhi penilaian orang saat pertama kali berjtemu. Apalagi, sebagai atasan mungkin Anda harus presentasi atau meeting klien. Penampilan yang buruk dapat merusak citra perusahaan.

Sebagai atasan, Anda juga harus memberi teladan kepada bawahan, termasuk dalam hal penampilan. Anda tentu tidak merasa senang, jika penampilan Anda berantakan, maka dengan memberi teladan akan memudahkan jika akan memberikan saran tentang hal ini kepadanya. Penampilan yang bersih, rapi dan wangi dapat membuat mereka menghormati Anda dan mencegah pembicaraan yang tidak mengenakkan tentang penampilan Anda.

Menjalin kerja sama dan hubungan baik dengan bawahan harus terbina agar menghasilkan sesuatu yang baik. Dengan mewujudkannya, suasana akan menyenangkan dan pekerjaan bisa terselesaikan dengan baik. Sehingga menambah nilai plus buat Anda di mata atasan Anda.
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Creating Website

0 komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah dengan baik dan benar & jika ada kesempatan saya akan melayaninya

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Ter-Campuran - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger